MBG Dipertanyakan! Porsi Makanan Siswa Menyusut, Gizi Siswa jadi Korban ?, Diduga Demi Kejar BEP
CIMAHI-Mediacermat.com. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi solusi pemenuhan gizi siswa kini justru menuai sorotan. Di sejumlah SD dan SMP sekolah di Cimahi Utara, isi paket makanan yang diterima siswa dilaporkan semakin kecil. Kondisi tersebut memicu kekecewaan dari orang tua dan guru. Mereka menilai porsi makanan yang diberikan tidak lagi sebanding dengan tujuan awal program, yakni meningkatkan asupan gizi bagi para siswa.
Di lapangan, muncul dugaan bahwa tekanan agar SPPG mencapai Break Even Point (BEP) membuat pelaksanaan program mengalami berbagai penyesuaian, termasuk pada komposisi dan porsi makanan. “Yang dikhawatirkan, tujuan awal untuk meningkatkan gizi siswa justru bergeser karena pertimbangan ekonomi,” ungkap salah satu pihak yang mengikuti perkembangan program tersebut.
Sorotan juga mengarah pada peran komite sekolah. Hingga kini, komite dinilai belum terlihat mengambil langkah tegas untuk menjembatani polemik antara sekolah, penyelenggara program, dan kepentingan siswa.Sebagian pihak bahkan menilai ada kecenderungan komite hanya menjadi penonton di tengah konflik yang terus berkembang.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah program MBG masih benar-benar berfokus pada kebutuhan gizi siswa, atau mulai bergeser pada hitung-hitungan keuntungan?. Jika persoalan ini tidak segera ditangani secara terbuka dan berpihak pada kepentingan siswa, dikhawatirkan kepercayaan publik terhadap program MBG akan semakin tergerus turupnya *) Red.

Posting Komentar