Ngatiyana Pastikan Pembangunan Jalan Terus Meski APBD 2026 Disesuaikan

CIMAHI -MEDIA CERMAT- Wali Kota Cimahi Letkol Purn. Ngatiyana menegaskan perubahan APBD Tahun 2026 bukan pengurangan pembangunan. Perubahan ini merupakan langkah adaptif agar anggaran daerah lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.  

_Paripurna Eksternal DPRD Kota Cimahi, Rabu 05/08/2026_

Dalam penyampaian Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Ngatiyana menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari besarnya anggaran, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat. 

“Berdasarkan rancangan perubahan, Pendapatan Daerah diproyeksikan naik menjadi Rp 1,429 Triliun atau bertambah Rp 27,35 Miliar. Belanja Daerah disesuaikan menjadi Rp 1,504 Triliun atau berkurang Rp 104,27 Miliar. Pembiayaan Netto sebesar Rp 74,37 Miliar,” jelas Ngatiyana.

Penyesuaian belanja dilakukan secara bijak dan proporsional. Tujuannya menjaga kesehatan keuangan daerah agar tetap selaras dengan realisasi pendapatan dan sumber pembiayaan yang tersedia.

“Keterbatasan sumber daya menuntut kita bekerja lebih cerdas, efisien, dan inovatif. Pemerintah tidak boleh hanya menunggu anggaran besar untuk bekerja,” tegasnya.

Untuk menjaga pelayanan, Pemkot mendorong program yang tidak sepenuhnya bergantung pada APBD. Salah satunya Gerakan Sapu Jagad yang melibatkan seluruh Perangkat Daerah, ASN, dan masyarakat dalam penanganan sampah dan penataan lingkungan.

Ngatiyana memastikan prioritas pembangunan tetap berjalan. Diantaranya pemberdayaan masyarakat, dukungan pembiayaan Underpass Gatot Subroto, peningkatan pendidikan, daya saing UMKM, infrastruktur, kesehatan, dan tata kelola pemerintahan.

Ia juga mengajak DPRD Kota Cimahi untuk memperkuat sinergi. Diharapkan pembahasan KUPA dan PPAS 2026 menghasilkan kebijakan fiskal yang bijak dan berpihak kepada rakyat, demi mewujudkan Cimahi MANTAP: Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif.(Mega)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar